Daftar Lengkap Nominasi Festival Film Indonesia 2025: Pengepungan di Bukit Duri dan The Shadow Strays Panen 12 Nominasi
Malam pengumuman yang paling ditunggu oleh pelaku industri perfilman tanah air akhirnya tiba. Pada Minggu malam, 19 Oktober 2025, komite Festival Film Indonesia (FFI) secara resmi merilis daftar lengkap nominasi Piala Citra dari Gedung Produksi Film Negara (PFN) Jakarta. Tahun ini, dua judul film menjadi bintang dengan perolehan nominasi paling banyak—masing-masing mengumpulkan 12 nominasi: Pengepungan di Bukit Duri garapan Joko Anwar dan The Shadow Strays arahan Timo Tjahjanto.
FFI 2025 mengangkat tema “Puspawarna Sinema Indonesia” sebuah representasi dari keberagaman warna, gagasan, dan ekspresi kreatif yang tumbuh subur di layar lebar Indonesia.
Film Pengepungan di Bukit Duri yang meraih kesuksesan komersial di box office berhasil masuk dalam berbagai kategori bergengsi seperti Film Cerita Panjang Terbaik, Sutradara Terbaik untuk Joko Anwar, Pemeran Utama Pria Terbaik untuk Morgan Oey, serta Penata Kamera Terbaik untuk Ical Tanjung. Di sisi lain, The Shadow Strays yang dirilis melalui platform Netflix juga tidak kalah dominan dengan nominasi di kategori-kategori utama seperti Sutradara Terbaik untuk Timo Tjahjanto, Pemeran Utama Wanita Terbaik untuk Aurora Ribero, dan Penata Kamera Terbaik untuk Batara Goempar. Tidak ketinggalan, Sore: Istri dari Masa Depan besutan Yandy Laurens berhasil mengamankan delapan nominasi meliputi Film Cerita Panjang Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Penulis Skenario Adaptasi Terbaik. Sementara film animasi Jumbo yang mencatatkan rekor sebagai film Indonesia dengan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah turut meraih tujuh nominasi termasuk Film Cerita Panjang Terbaik dan Sutradara Terbaik untuk Ryan Adriandhy.

Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2025:
Film Cerita Panjang Terbaik
- Jumbo
- Pangku
- Pengepungan di Bukit Duri
- Perang Kota
- Sore: Istri dari Masa Depan
Sutradara Terbaik
- Joko Anwar – Pengepungan di Bukit Duri
- Mouly Surya – Perang Kota
- Ryan Adriandhy – Jumbo
- Timo Tjahjanto – The Shadow Strays
- Yandy Laurens – Sore: Istri dari Masa Depan
Pemeran Utama Pria Terbaik
- Arswendy Bening Swara – Tale of The Land
- Dion Wiyoko – Sore: Istri dari Masa Depan
- Morgan Oey – Pengepungan di Bukit Duri
- Nicholas Saputra – Siapa Dia
- Ringgo Agus Rahman – Panggil Aku Ayah
Pemeran Utama Wanita Terbaik
- Acha Septriasa – Qodrat 2
- Aurora Ribero – The Shadow Strays
- Claresta Taufan – Pangku
- Lola Amaria – Gowok
- Sheila Dara Aisha – Sore: Istri dari Masa Depan
Pemeran Pendukung Pria Terbaik
- Boris Bokir – Panggil Aku Ayah
- Jerome Kurnia – Perang Kota
- Omara N. Esteghlal – Pengepungan di Bukit Duri
- Reza Rahadian – Gowok
Pemeran Pendukung Wanita Terbaik
- Artika Sari Devi – Dia Bukan Ibu
- Christine Hakim – Pangku
- Hana Malasan – The Shadow Strays
- Raihaanun – Gowok
Penulis Skenario Asli Terbaik
- Joko Anwar – Pengepungan di Bukit Duri
- Mouly Surya – Perang Kota
- Reza Rahadian & Yandy Laurens – Pangku
- Ryan Adriandhy – Jumbo
- Timo Tjahjanto – The Shadow Strays
Penulis Skenario Adaptasi Terbaik
- Asaf Antariksa, Gea Rexy, & Charles Gozali – Qodrat 2
- Mouly Surya – Perang Kota
- Wodya Arifianti & Sabrina Rochelle Kalangie – Home Sweet Loan
- Yandy Laurens – 1 Kakak 7 Ponakan
- Yandy Laurens – Sore: Istri dari Masa Depan
Pengarah Sinematografi Terbaik
- Batara Goempar, I.C.S. – The Shadow Strays
- Dimas Bagus Triatma – Sore: Istri dari Masa Depan
- Ical Tanjung, I.C.S. – Pengepungan di Bukit Duri
- Muhammad Firdaus – Siapa Dia
- Roy Lolang, I.C.S. – Perang Kota
Penata Musik Terbaik
- Aghi Narottama – Pengepungan di Bukit Duri
- Fajar Yuskemal – The Shadow Strays
- Ofel Obaja – Jumbo
- Ricky Lionardi – Pangku
- Zeke Khaseli & Yudhi Arfani – Perang Kota
Pengarah Artistik Terbaik
- Ahmad Zulkarnaen – Panggil Aku Ayah
- Antonius Boedy – The Shadow Strays
- Dennis Sutanto – Pengepungan di Bukit Duri
- Dita Gambiro – 1 Kakak 7 Ponakan
- Eros Eflin – Pangku
- Frans Paat – Perang Kota
Penata Busana Terbaik
- Hagai Pakan – Panggil Aku Ayah
- Hagai Pakan – Gowok
- Meutia Pudjowarsito – Perang Kota
- Retno Ratih Damayanti – Siapa Dia
- Victoria Esti Wahyuni – The Shadow Strays
Penata Rias Terbaik
- Aktris Handradjasa – Siapa Dia
- Eba Sheba – Perang Kota
- Ernaka – The Shadow Strays
- Faradila Evariani – Gowok
- Novie Ariyanti – Pengepungan di Bukit Duri
Penyunting Gambar Terbaik
- Akhmad Fesdi Anggoro – Pangku
- Aline Jusria – Home Sweet Loan
- Dinda Amanda – The Shadow Strays
- Haris F Syah & Wawan I Wibowo – Gowok
- Hendra Adhi Susanto – Sore: Istri dari Masa Depan
- Joko Anwar, Erwin Prasetya Kurniawan, & Teguh Raharjo – Pengepungan di Bukit Duri
Penata Suara Terbaik
- Anhar Moha – Pengepungan di Bukit Duri
- Arief Budi Santoso – The Shadow Strays
- Ridho Fachri & Indrasetno Vyatrantra – Home Sweet Loan
- Satrio Budiono & Ichsan Rachmaditta – Rangga & Cinta
- Syaifullah Praditya – Tinggal Meninggal
- Wahyu Tri Purnomo – Panggil Aku Ayah
Penata Efek Visual Terbaik
- Abby Eldipie, Kalvin Irawan, Qanary Studio, LMN Studio, GajaFX, & No3G Visual Effects – Pengepungan di Bukit Duri
- Bintang Adi Pradana – Dia Bukan Ibu
- Gaga Nugraha Ramadhan – Qodrat 2
- Mattebox Visualworks (Riza Thohariansyah & Rifandy Rasyid) – The Shadow Strays
- Muhammad Nur Huda – Perang Kota
Pencipta Lagu Tema Terbaik
- Anindyo Baskoro, Arya Aditya Ramadhya, & Ilman Ibrahim Isa (Laleilmanino) – “Selalu Ada Di Nadimu” (Jumbo)
- Brigita Meliala – “Berakhir di Aku” (Home Sweet Loan)
- Gerald Situmorang, Iga Massardi, & Asteriska – “Terbuang Dalam Waktu” (Sore: Istri dari Masa Depan)
- Ifa Fachir & Simhala Avadana – “Dengar Hatimu” (Jumbo)
- Melly Goeslaw – “Tegar” (Panggil Aku Ayah)
Film Cerita Pendek Terbaik
- Anak Macan
- Dengarlah Nyanyian Ping Pong
- Little Rebels Cinema Club
- Pelabuhan Berkabut
- Sammi, Who Can Detach His Body Parts
Film Animasi Panjang Terbaik
- Jumbo
- Panji Tengkorak
- Warkop DKI Kartun
Film Animasi Pendek Terbaik
- Get Money
- Kwartet: Gupala Sang Jagawana
- Sanong Ingin Ke Pesta
- So I Pray
- Wae
Film Dokumenter Panjang Terbaik
- Goodbye Tarling, Forgive Me Darling
- Jagad’e Raminten: Kabaret Kehidupan
- Kidung Tani
- Swaradwipa: Di Antara Bunyi dan Sunyi di Jagat Sumba
- Tambang Emas Ra Ritek
Film Dokumenter Pendek Terbaik
- Pendekar Daster Rombeng & Pendongeng Sakti
- Sadiang Harus Pulang
- Satu Langkah Lagi
- Sie
- The Other Daughter
Karya Kritik Film Terbaik
- 20 Tahun ‘Tentang Dia’: Membingkai Keintiman Sapphic di Indonesia 2000an – Catra Wardhana
- Ilusi Kebebasan Perempuan dalam ‘Gowok’ – Aurelia Gracia Novena
- Rambut dalam ‘Nana’, Tempat Trauma dan Rahasia Digelung Bersama – Catra Wardhana
- Smong Aceh: Duka yang Tak Selesai dan Segala Ketangguhan Itu – Raisa Kamila
- Tendangan, Pengkhianatan, dan Mimpi di Tengah Mafia: Alegori ‘Elang’ (2025) dalam Psiko-Politik Sepak Bola Nusantara – Purwoko Ajie






Leave a Reply